Beweis von Liebe Unsere

Salam RImba Raya Lestari

Archive for the ‘Permaculture’ Category

Zone dalam Permaculture

Posted by dedenia72 on August 1, 2009

Sukses permaculture teletak pada bagaimana kita mengatur zone. Dimana kita harus meletakkan rumah, kebun, kolam, penampungan air, hutan (jika kita punya lahan) agar memudahkan kita saat kita membutuhkannya. Dalam permaculture ada 4 zone dimulai dari 0 dimulai dari rumah.
Zone 0 adalah tempat kita menempatkan lokasi yang harus kita kunjungi setiap hari. Seperti kebun kangkung yang harus kita siram setiap hari atau kandang ayam yang harus kita beri makan setiap hari. Zone 0 adalah zone yang harus kita letakkan paling dekat dengan tempat kita tinggal.
Zone I adalah zone yang sering kita kunjungi tapi tidak harus intensif. Misalnya kita baru harus mengunjunginya setiap 3 hari sekali. Seperti jika kita punya kebun cabe. Kita tidak perlu mengunjungi setiap hari. Tapi cukup 2-3 hari sekali.
Zone II adalah zone yang lebih jarang kita kunjungi. Misalnya 1-6 bulan sekali. Jika kita punya kebun yang kita Tanami manggis atau durian kita tidak perlu mengunjunginya setiap minngu. Kita hanya perlu mengunjungi jika waktu kita member pupuk atau menyiangi rumput yang mengganggu.
Zone III adalah zone yang hanya perlu kita kunjungi setahun (bahkan lebih) sekali. Zone ini adalah hutan (seperti yang kami bilang jika kita punya hutan). Tidak perlu kan kita mengunjungi hutan setiap kali. Kita hanya perlu mengunjungi jika kita ingin memanen hasil hutan kita.

Posted in Permaculture | Tagged: , , | 3 Comments »

Air dalam Permaculture

Posted by dedenia72 on August 1, 2009

Sumber air merupakan hal yang penting dan vital dalam pembuatan permaculture. Karena semua komponen biotic (hidup) butuh air. Pengefisiensian penggunaan air dapat dilakukan dengan pembuatan kolam sehingga dapat menampung air dari hujan atau tangki air. Apalagi jika masuk pada daerah yang kurang air maka penyimpanan air sangat diperlukan.
Ini adalah salah satu contoh pembuatan kolam yag disambungkan dengan saluran pembuangan air kamar mandi. Lebih bagus jika diberi filter (penyaring) mulut pipa yang ada dikolam.

Posted in Permaculture | Tagged: , | Leave a Comment »

Pemilihan Komoditi Permaculture

Posted by dedenia72 on August 1, 2009

Komoditi yang dimaksud adalah komoditi yang akan dikembangkan. Tidak hanya tanaman, tapi ternak juga perlu diperhatikan. Keadaan seperti iklim makro maupun mikro, kondisi kesuburan tanah, juga kebutuhan kita harus diperhatikan sebelum memutuskan akan mengembangkan apa.
Kita ingin menanam jambu karena kata orang cocok tapi kita tidak tau tentang perawatan jambu dan jambu adalah tanaman tahunan. Tanaman yang jika berbuah pun kita hanya bisa membaginya dengan tetangga karena tidak mungkin menjual nya karena terlalu sedikit atau memakannya sendirian karena terlalu banyak.
Kenapa kita kitak mencoba menanam kankung atau sayuran cepat tumbuh lainnya (hanya 3 minggu bisa panen). Karena selain kita bias memakannya sendiri, kita juga bisa berbagi dengan tetangg, atau kalo tidak malas kita bisa menjual seikatdemi seikat secara berkeliling atau menitipkan saja ke tukang sayur. Lumayan kan untuk tambahan jajan anak-anak kita.
Kita ingin beternak babi. Tapi bukankah sekarang sedang marak flu babi. Kita bisa menggantinya dengan ayam atau yang lain yang menurut kita aman. Karena percuma kita memelihara sesuatu tanpa mencurahkan hati kita (hehehehe)
Oleh sebab itu kita harus memilih komoditi dengan pemikiran yang seksama. Dan jenis komoditi yang kita pilih harus saling bercooperation satu sama lain. Usahakan tidak ada kompetisi sedikitpun di desain yang telah dibuat.

Posted in Permaculture | Tagged: , | Leave a Comment »

PERMACULTURE

Posted by dedenia72 on August 1, 2009

Permaculture merupakan system rancangan untuk menciptakan lingkungan yang berkesinambungan (sustain). Pada dasarnya permaculture mempunyai kesamaan dengan kearifan local (local knowledge). Bahkan permaculture diadopsi dari kebudayaan local daerah tropis, termasuk Indonesia, oleh Bill Mollison.
Inti dari permaculture sendiri adalah menciptakan suatu desain yang didalamnya terdapat hubungan antara semua aspek yang terlibat di dalamnya. Aspek tersebut adalah semua ekosistem yang ada di lingkungan itu baik primer maupun pendukung serta biotic dan non biotic. Hubungan yang dimaksud adalah suatu hubungan yang bersifat koperatif (mutualisme) bukan kompetitif (cenderung parasitisme).
Tahapan dalam menjalankan permaculture adalah : Read the rest of this entry »

Posted in Permaculture | Tagged: , , , | Leave a Comment »