Beweis von Liebe Unsere

Salam RImba Raya Lestari

Harga Tiket Ke Padang: Maskapai Dalam Negeri Naik 300%, Maskapai Asing Gratis

Posted by dedenia72 on October 2, 2009

imagesSungguh menyesakkan memang, tapi inilah kenyataan. Di saat Padang sedang merintih karena gempa berkekuatan 7,6 SR, pihak masakapai penerbangan domestik malah menaikkan harga menjadi 50%-300% di atas harga normal. Wow, sangat fantastis nilai ‘kemanusiaan’ pihak maskapai domestik kita.
Harga tiket dari Jakarta (Soekarno Hatta) menuju Padang (seperti dilansir di berita Global Petang) naik 300%. Harga tiket yang biasanya hanya berkisar 400 ribu rupiah menjadi 1,2 juta rupiah. Sedangkan penerbangan dari Medan menuju Padang naik 50% dari 600-650 ribu rupiah menjadi 912 ribu rupiah. Selain naiknya harga tiket, kelangkaan tiket membuat para penumpang masih menumpuk di terminal Bandara. Kelangkaan tiket disinyalir karena adanya calo yang memborong habis tiket penerbangan tujuan Padang. Jika ingin mendapat tiket dari calo maka harga tiket sudah naik sampai 1,5 juta rupiah. Fantastis.
Yang lebih menyakitkan adalah disaat maskapai domestik ramai menaikkan harga, maskapai penerbangan internasional malah menggratiskan penerbangan menuju Padang. Tentu saja tidak semua maskapai luar negeri yang melakukan ini, tetapi ini tentu sangat memalukan.
Naiknya harga tiket pesawat ini membuat wapres Jusuf Kalla angkat bicara. Jusuf Kalla menegaskan akan mencabut ijin terbang maskapai jika kondisi ini tetap berlanjut. Bahkan JK menyebutkan seharusnya dilakukan potongan harga 50% bagi para sukarelawan yang akan berangkat ke Padang.
Sebenarnya kondisi seperti ini tidak akan terjadi jika nilai kemanusiaan tidak dicampuradukkan dengan bisnis. JK benar. Seharusnya ada potongan harga bahkan seharusnya bagi keluarga korban bencana juga. Bukan malah menaikkan harga seolah-olah menari-nari di atas penderitaan orang lain. Kenapa negeri ini tidak pernah berubah?

23 Responses to “Harga Tiket Ke Padang: Maskapai Dalam Negeri Naik 300%, Maskapai Asing Gratis”

  1. Wah wah wah wah…
    Semuanya mengikuti pasar, nuraninya ga dipakai…

    Ikut sedih😦

  2. zipoer7 said

    Salam Takzim
    Masukan untuk yang akan ke Padang dari blog ada apa YEP tertulis AIRASIA memberikan layanan gratis simak disini ya maap ya bila mengganggu di hapus saja
    Salam Takzim Batavusqu

  3. memalukan sekali…
    orang asing nggratisi, malah bangsa sendiri memanfaatkan situasi

  4. Mawi Wijna said

    ckckckck…bener-bener terjadi tuh? Wah, apa profit lebaran kemarin masih kurang ya?

  5. Assalamu’alaikum,
    Astaghfirullah, kok bisa ya..?

  6. KangBoed said

    “Demi Masa sesungguhnya manusia itu merugi”

    Sebab tiadalah semua ini kecuali kembali kepada Fitrah Diri
    Mari bersama kita saling mensucikan diri menuju Illahi Robby
    Membersihkan diri melangkah menemukan diri sebenar diri
    Mulai menghampiri DIA tulus ikhlas karena CINTA
    Meraih keselarasan diri dalam Ketenangan Jiwa
    Menjadi Manusia seutuhnya meliputi lahir bathin
    Dahulu datang putih suci bersih
    Mudah mudahan kembali suci putih bersih

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

  7. dasir said

    pagi teh..apa kabar? maaf lahir batin ya..nuhun teh..nitip ini ya..bela negara ala lansia
    terima kasih.

  8. zipoer7 said

    Salam Takzim
    Selamat siang kang/teh dedenia72, ada pertanyaan di blog saya belum ada yang bisa jawab, mohon kiranya kang dede dan teh nia bisa bantu.
    Salam Takzim Batavusqu

  9. thepenks said

    jan ora duwe perikemanusiaan blas… masak kalah sama bangsa asing yang menggratiskan demi menolong rakyat indonesia… sedangkan yang sesama indo, malah memanfaatkan kesempatan ini mencari keuntungan sebesar2nya… saya prihatin atas tindakan ini.. sangat disayangkan,…

  10. cyzko said

    wah tega sekali mereka menari di atas bencana..

  11. alamendah said

    Ahh….
    Sebuah ironi

  12. Lamunadi said

    Inilah Indonesia, satu karakter yg sangat memalukan (bagi saya) mengeruk keuntungan materi di atas penderitaan dan kesedihan orang lain. Entah dari mana dan sejak kapan moral macam itu menjangkiti para “Pebisnis” di negeri “amburadul” ini.

    Anyway, ada titpan award tuh tuk anda. Silakan diambil di blog saya. Lumayan untuk koleksi di dunia maya ..🙂

    Salam.😎

  13. Duh…kenapa harus mengambil keuntungan dari musibah ini ya?
    Orang Luar aja peduli ma kita…
    Bener-2 tragis…😦

  14. Artinya memang gak ada kepedulian, bagi mereka “business is business”… nasiiib..nasiiib..

  15. barajakom said

    berarti tertawa di atas penderitaan orang lain dunk

  16. GILA!!!! GILA!!! mahal bangeet
    cari kesempatan di dalam kesempitan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: