Beweis von Liebe Unsere

Salam RImba Raya Lestari

Malaysia:Pencuri Budaya atau Pahlawan Budaya?

Posted by dedenia72 on August 28, 2009

tari pendetMasih hangat di telinga warga negara Indonesia bahwa tari Pendet dari Bali di claim sebagai budaya Malaysia. Begitu topik tersebut dilontarkan ke publik ratusan komentar langsung memenuhi berita tersebut. Sebenarnya bukan sekali ini Malaysia bermasalah dengan Indonesia dalam urusan budaya. Dari tahun 2008 kita ingat lagu rasa sayange, angklung, reog ponorogo dan beberapa budaya asli Indonesia lainnya diclaim sebagai budaya asli Malaysia.

Yang menarik sebenarnya bukan kontroversi pengclaiman tersebut, namun alasan yang dilontarkan oleh beberapa warga negara Malaysia sebagai pembelaan atas hujatan yang datang bertubi-tubi dari Indonesia. Dalam sebuah forum, salah seorang warga Malaysia menyebutkan bahwa Malaysia bukan mengclaim budaya Indonesia, tetapi justru mempromosikan budaya Indonesia sebagai promosi Malaysia sebagai truly Asia. Jadi bukan hanya budaya Indonesia, namun budaya unik di Asia juga dimasukkan tanpa bermaksud mengclaim. Hanya semata-mata mempromosikan kebudayaan unik yang ada di Asia. Jika alasan tersebut benar adanya, ada kemungkinan bahwa Malaysia dapat dikatakan sebagai pahlawan kebudayaan Asia.

Menariknya, jika alasannya adalah promosi budaya Asia, kenapa hanya memakai nama Malaysia saja dalam promosi truly Asia tersebut? Tentu saja semua yang menonton iklan tersebut mempunyai pemikiran bahwa budaya yang ditampilkan adalah budaya asli Malaysia?Dan jika wisatawan berbondong-bondong datang ke Malaysia, tentu Malaysia yang diuntungkan secara ekonomi. Lalu apa yang kita dapat sebagai pemilik asli budaya tersebut?

Yang dapat dilakukan bangsa Indonesia sekarang ini hanya bisa melindungi budaya unik dan orisinil Indonesia yang masih ada dengan cara mematenkannya. Sebelum terulang kembali kejadian yang tidak mengenakkan seperti sekarang ini. Mari kita jaga dan lestarikan budaya Indonesia.

38 Responses to “Malaysia:Pencuri Budaya atau Pahlawan Budaya?”

  1. Pertamanya dulu….:-)
    Malaysia harusnya malu mengclaim beberapa budaya indonesia sebagai budaya mereka.Sikap pemerintah Indonesia juga harus tegas dalam hal ini, jangan diam saja

  2. Mus said

    Malaysia selalu bikin ribut jadi ribet. Mempromosikannya kok kaya gitu!

  3. Hhmm..masih pusing juga dengan gelagat Malaysia ini…..

  4. ubed said

    Ada kalanya suatu bngsa memang mmbutuhkn sbuah isu yg sejenis kayak gini,dgn tujuan mnumbuhkn kmbali rasa nasionalisme warganya,
    jg ada yg bertujuan sebagai pngalian isu besar yg skiranya hnya mmpu mnimbulkan kekacauan pd suatu negara,
    hal ini bisa berdasarkan kesepakatan 2 negara atau lebih.
    demikian komentar saya,kurang lebihnya terima kasih,silahkan duduk kembali!!
    hehehehe

  5. ariesre said

    sebenarnya maunya Malaysia apa sih,,sekarang lagu Indonesia Raya diolok-olok😥

  6. Yep said

    Mana ada yang mau ngaku menjadi pencuri….. 🙂
    Apapun alasannya… yang namanya menggunakan bukan miliknya untuk mendapat manfaat untuk dirinya adalah sejenis pencurian bukan ?
    Atau mereka perlu belajar tentang etika kali ya ? 😆

  7. Rizal said

    Hal ini juga yang harus kita, khususnya Pemerintah kita, perhatikan…
    Kita sebagai Bangsa Indonesia ini sudah sejauh mana menghargai kekayaan yang kita miliki…?
    Selama ini, kita tidak pernah peduli… tapi ketika kekayaan itu terancam hilang.. baru kasak kusuk!!!
    Dulu contohnya Pulau Simpadan dan Lingitan… Kita, Bangsa Indonesia termasuk pemerintah, mana ada memperhatikan pulau – pulau terdepan di Republik ini. Justru Malaysia yang membangun disana. Masyarakat di kedua pulau itu juga, jauh lebih mengetahui tentang Malaysia di bandingkan dengan Indonesia…
    Ketika kemudian Malaysia meng-claim kedua pulau itu adalah milik mereka… baru Indonesia kaget, terus menggeliat bak cacing kepanasan…
    Ketika di bawa ke Mahkamah Internasional… Indonesia jelas kalah, karena Malaysia telah melakukan tindakan yang nyata untuk membangun kedua pulau itu.
    Dan… masih banyak lagi pulau – pulau terluar di Republik ini yang sama sekali nggak di perhatikan Republik ini…
    Ada banyak sekali kebudayaan yang tidak di hargai oleh Negara ini…
    Harusnya… ketika Angklung di claim sebagai milik malaysia… Kita, bangsa Indonesia ini, harusnya cepat sadar dan terbuka matanya bahwa betapa kita tidak pandai dalam menghargai kekayaan budaya kita…
    Ini… setelah masalah itu adem… kita kembali lalai, terus… di claim pula Reog Ponorogo sebagai milik Malaysia, kembali kita menggeliat kayak cacing… setelah adem… hilang pula geliat kita…
    Trus kuda lumping…. Seni Batik…. dan akhirnya Tari Pendet…
    Mungkin nanti yang bakal di Claim lebih banyak lagi… bisa Tari piring, Tari Kecak, dll….

  8. firman said

    aku pribadi lebih senang klo kita pake konsep sukarno,… tapi pemerintah sekarang memang cemen… ngga tegas,… pertimbangan yang panjaaaaaaaaaaanggggg bangeeeetttt mungkin sampe habis semua yang indonesia miliki baru berani bersikap dan bertindak.. PEGEL SENDIRI LIAT LAMBATNYA….

    • nn said

      waduh…perlu ditimbangkan juga itu, karena byk TKI n pelajar indonesia yg disana….so…pstnya byk pertimbangan jg, klpun Qt angkat senjata mlawan malay,qt perlu dana yg tak sedikit…ingat msh byk dana sbg pembangunan negeri ini!!! bukan lambat tapi perlu petimbangan.

      • dedenia72 said

        yah mungkin tidak perlu sampai angkat senjata..setidaknya diplomasi yang telah kita lakukan sudah membuat pemerintah malaysia menarik iklan Malaysia truly asia nya yang memasukkan tari pendet di dalamnya..
        Tapi kalo memang harus angkat senjata ya 90% kita menang..

  9. perigitua said

    haddiirrr…

    wait en see aja ahh… nunggu tindakan Indonesia…!

    cu..

  10. malaysia said

    fuck indon…

    • dedenia72 said

      karena postingan ini sengaja saya tujukan untuk mencari pendapat umum, maka saya tetap approve walaupun sebenarnya saya “agak” tidak senang dengan isi kalimatnya..
      terimakasih

  11. nn said

    malaysia sptnya tak py budaya, jd bingung deh untuk mempromosikan wisata itu bgmana, jd mengclam budaya negara tercinta, INDONESIA, coba siapa yg prnah lihat busana asli malaysia itu spt apa? sptnya tak punya dia, kl indonesia kan bnya dari sipatan sampai ligitan, kl malaysia ya…pakaian adat kalimantan itulah bupakaian adat mereka, krn memang sbnarnya, malaysia itu mrupakan bagian dr indonesia, akuila iotu MALAYSIA!!

  12. indonesia said

    aku juga geram dg tindakan malaysia.tapi apa kata,pemerintah tenang aja. aku siap to jadi relawan ganyang malaysia…MERDEKA.

  13. yuni said

    haii q mw ksih coment dikit dunkzzz
    aq zga aga aneh yua denger coment rang malay
    masa bilank`a mrka mw promosiin budaya asia
    mank da yua mrka bwat iklan pake acara hanamii?
    atau pake kimono gtuu??
    ga kdngeran kn???
    but aq rsa mank salah msing” sih
    ctuju ga sih ka`???

  14. malaysia jaya said

    Dedenia72 ada biasa kunjung ke Malaysia ke ? atau cuma menjadi batu api dalam memulakan pembakaran semangat yang tidak perlu ? Saya sedih sekali dengan apa yang sedang berlaku lebih lebih lagi Indonesia dan Malaysia berasal dari satu rumpun yang satu. Puluhan ribu rakyat Indonesia yang mencari rezeki di Malaysia dan apa faedahnya dengan bercakaran begini ? cuma mungkin menguntungkan segelintir pihak pihak yang cuba menangguk di air yang keruh dan saya harapkan Dedenia72 tidak termasuk didalam kelumpuk ini (walaupun pada dasarnya ternampak seperti berada didalam kelompok ini).Ada banyak jalan penyelesaian yang lebih baik dan waras tapi bukan dengan cari begini dengan terus menghina dan mencaci bangsa Malaysia atau sebaliknya.
    Saya tunduk hormat buat Bapak President Rep Indonesia kerana waras dan mantap dan tidak terikut menari rentak tarian golongan akal cetek ini dan hanya tahu menimbulkan huru hara semata tanpa memikirkan kesan buruk yang bakal diterima dalam jangkamasa panjang. Saya punya ramai kawan dan kenalan dari Indonesia dan kami saling hormat menghormati diantara satu dan lain sehingga kesaat ini walaupun isu “ganyang” Malaysia panas diperkatakan di kedua dua buah negara dan sudah pasti tidak membawa apa apa menafaat buat kita semua. Yang tidak pernah jejak kaki ke bumi Malaysia,ingin saya jemput supaya berbuat demikian dan saya sendiri sudah berkali kali dan amat suka dengan Indonesia secara amnya.

    • dedenia72 said

      saya sering kunjung ke topix punya malaysia..disitu saya baca ada komen yang berkata bahwa malaysia bukan mengclaim, hanya mempromosikan budaya asia lewat iklan malaysia truly asia. Saya tidak menulis tanpa fakta. Jika saya tulis Laskar Ganyang Malaysia sudah dibangun, memang kenyataannya seperti. Good author is always writing the facts.
      salam rimba raya lestari

      • malaysia jaya said

        “Good author is always writing the facts”.Ini merupakan ungkapan terakhir dalam jawapan anda buat saya. Let me ask you one thing about so called “facts”. How do you define “facts” Jika komen dari se orang yang bukan nya ketua negara anda anggap sebagai suatu fakta bukti pendirian rakyat Malaysia, maka anda silap besar !!! Saya tidak dapat menerima kenyataan sekiranya rakyat Malaysia mau mengatakan yang pendatang Indonesia di Malayasia sebagai “penjenayah” kerana segelintir yang berbuat demikian.
        If the so called “facts” were based on emotional rather than rational thinking than it will lead to disaster. My conclusion is that you and many others are simply playing with fire. Both side either Malaysian or Indonesian are not much different accept for some Indon people they has just simply over react and has gone overboard in their action.

      • dedenia72 said

        what i called facts is about my posting..dalam postingan saya, saya mengutip satu dari komen warga Malaysia (yang disetujui beramai-ramai oleh other Malaysian at that forum)..eventhough your president have pull the ads (promotion malaysia truly Asia), if most Malaysian couldn’t accepted, agreed, and confessed it, what a point? jika malaysia benar2 beritikad baik, tentu tidak aja kata-kata kotor, caci maki dalam topix yang mereka buat sendiri..Then, saya buat postingan ini murni ingin mendengar pendapat pihak yang membaca..anda lihat komentar orang Malaysia di atas yang bertulis “fuck indon”? i am not erase the comment because this post is pure to listening both of side, yours and mine..

  15. malaysia jaya said

    I have caught you ! You have got your “facts” wrong. Malaysia never had a President but always a Prime Minister. Dari sini nyata yang anda tidak cukup sensitive atau benar benar memahami tentang Malaysia.
    Saya ingin menjemput anda datang ke Malaysia disatu hari nanti dan mengunjungi saya di Pulau Pinang (Penang) dan dapat berkenalan dengan warga Malaysia yang rata rata nya cintakan keamanan sama seperti warga Indon juga.

    • dedenia72 said

      saya sengaja menyebut pemerintahan tertinggi anda dengan sebutan ‘president’ sebab dulu pemerintahan Indonesia masa Ir. Soekarno pernah juga ada jabatan perdana menteri tapi kedudukannya masih di bawah president..
      i didn’t call all of Malaysian sucks. i have a friend from Malaysia and he is very kindly one (maybe including you). yang saya kritisi adalah dalam setiap forum yang Malaysian buka di topix selalu saja mengatai bangsa saya..that’s made me angry. i think you will do the same if that happens to yours.
      i would like to visit and come if you send invitation.

    • malaysia jaya said

      Saya yakin, blog ini hanya lebih memudaratkan dari membawa kebaikan buat rakyat kedua buah negara. Harapan dan doa saya sempena Ramadan Almubarak ini semoga kita insaf dan sedar sebelum terlewat bahawa pertelingkahan ini tidak akan membawa sebarang faedah buat kita selain kebinasaan.
      Saya akhiri dengan mengambil kesempatan mengucapkan Salam Eidil Fiteri yang bakal menjelang buat seluruh warga Indonesia dan Malaysia dengan doa semuga kita dari bangsa yang serumpun ini akan terus bersatu hati dan tidak diperlekehkan oleh masyarakat barat dan egen agen yahudi yang sebenarnya ingin melihat kita saling bercakaran. Amin

      • dedenia72 said

        saya setuju dengan bersatu agar tidak dipecah belah oleh bangsa barat dan yahudi..
        but if you called my blog lebih banyak membawa kemudaratan daripada kegaikan saya tidak sependapat..tujuan saya member jugul dengan diakhiri tanda tanya adalah menjaring semua pendapat..entah dari Indonesia sendiri atau Malaysia atau bahkan negara lain seperti sudah saya sebutkan dalam balasan saya sebelumnya..Jika suatu forum dapat mendamaikan alangkah baiknya..
        bukan begitu saudara serumpun ku..
        happy iedil fitri..

  16. Anak malaysia said

    Setaip warga INDON yang datang ke malaysia dapat layanan yg baik malah tempat mereka mencari nafkah utk keluarga,Kami rakyat malaysia bersikap penyayang dan simpati pada warag indon yg datang beri pekerjaan malah ada yg tinggal lebih lama kerana kemewahan malaysia di kongsi bersama kepad rakyat indon yang datang,memang tidak dapat di nafikan ada yg tidak bernasib baik kerana datang tanpa diundang di hantar pulang.Cuba lihat di bandar2 utam di malaysia banjiran warga indon yg datang mencari pekerjaaan.Apakah kalian tidak sedar?
    Jangan cuma pandai memutar belitkan isu yang dasarnya ada persamaan dan mencaci malysia seperti manusia yang tiada temadun tak kenal kawan dan lawan.Kalau seandai nya tindakan drastik di ambil seperti comment anda sekalian dari indonesia;usir saja kesemua warga Indon yg ada di malaysia biar pulang kesana coba lihat kesan ekonominya bagaimana?malah ada yang sudah kaya raya menjalankan hidup di malaysia secara tidak lansung menyumbang ekonomi indonesia juga.
    Jangan seperti kacang lupakan kulit….Kita serumpun masih saling membutuhkan,

    • dedenia72 said

      nah sekarang anda membuat quote bahwa Indonesia adalah kacang lupa pada kulitnya? bukan kami tidak pernah lupa kawan..Malaysian need human resources and we gave that..but what happenned with our TKi at Malaysia cann’t be ignore.. tengoklah berapa banyak kasus penyiksaan terhadap TKI dan TKW kami di negeri sodara..sekarang giliran kami bertanya, siapa yang kacang lupa akan kulitnya..Mine or yours?
      kami sadar kita saling membutuhkan..tapi tak selayaknya pula kalian berlaku sewenang-wenang..pernahkah anda mendengar ada warga Malaysia di Indonesia yang mendapat penyiksaan seperti yang orang kalian buat? tak ada..kami perlakukan kalian seperti sodara sendiri di negeri kami..tak layak anda berkata bahwa Indonesia adalah kacang yang lupa akan kulitnya..

  17. Gonzie said

    Ini namanya maling paling PD sedunia, itulah kebanyakan maling jadi ngga ada takut and MALU

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: