Beweis von Liebe Unsere

Salam RImba Raya Lestari

Potensi Gambut

Posted by dedenia72 on August 8, 2009

Gambut selain menyimpan potensi juga menyimpan bahaya jika dibuka dan dikelola tanpa memperhatikan kaidah-kaidah pengelolaan gambut. Lahan gambut sekarang banyak dibuka untuk penggunaan perkebunan kelapa sawit.

Pada dasarnya sudah ada Undang-Undang Pemanfaatan Lahan Gambut. Yaitu gambut dengan kedalaman di atas 3m atau gambut dalam tidak boleh dibuka untuk komersial. Gambut dengan kedalaman seperti ini harus dijadikan areal konservasi. Namun kebanyakan gambut di Indonesia justru adalah gambut dalam. Jadi banyak yang menyiasati kedalaman dengan membuat parit sehingga kedalaman gambut menurun jadi kurang dari 3m.

Kesalahan-kesalahan dalam pembuatan gambut biasanya disebabkan karena kurangnya pengetahuan
atas gambut itu sendiri. Gambut mempunyai sifat kering tidak balik (irreversible drying). Jadi jika gambut didrainase secara berlebihan maka gambut akan menjadi kering dan akhirnya hilang melalui erosi angin atau air. Jika gambutnya hilang maka yang tertinggal hanya tanah mineral di bawahnya saja. Tanah mineral di bawah gambut beragam. Antara lain : Pasir Kuarsa dengan karakteristik sangat miskin unsure hara; Tanah mineral tua dengan karakteristik miskin unsure hara; dan Tanah mineral muda (tanah alluvial muda) umumnya kaya akan unsure hara.

Potensi bahaya lain yang akan muncul jika gambut didrainase berlebihan akan membuat pirit (FeS) yang sebelumnya dalam kondisi tereduksi menjadi teroksidasi (FeS2) dan menyebabkan pH tanah menurun drastic menjadi kurang dari 2. Tanah seperti ini disebut tanah Sulfat Masam. Jika tanah be pH seperti ini maka tidak akan dapat menghasilkan.

Potensi kerusakan gambut dapat juga terjadi jika pembukaan gambut dilakukan dengan pembakaran. Pembakaran memang cepat dan efektif dalam membuka lahan. Tapi jika gambut dibakar, titik api berada dalam gambut, bukan di permukaan. Jadi sangat susah memadamkan kebakaran di lahan gambut. Tentunya masih segar ingatan kita tentang kebakaran di Kalimantan, Riau, dan lain-lain.

Jadi marilah kita manfaatkan lahan gambut tanpa merusaknya.

Hutan kita, masa depan kita..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: