BUDIDAYA TANAMAN NILAM
Posted by dedenia72 on May 20, 2009
Pembudidayaan nilam tergolong tidak sulit, namun tetap membutuhkan ketelatenan. Tahapan pembudidayaan yang perlu diperhatikan meliputi pembibitan, penanaman, perawatan, pemanenan, dan penyulingan minyak nilam. Pohon Nilam (Pogostemon cablin Benth) dapat tumbuh di mana saja, baik di dataran rendah maupun dataran tinggi (0 – 1.200 m dpi). Nilam akan tumbuh baik pada ketinggian 10m- 400 m dpi. Nilam tidak memerlukan banyak air, tapi juga tidak tahan kering. Menghendaki suhu 24 – 28°C, tapi lembab (lebih dari 75%), curah hujan merata sepanjang tahun (2.000 – 3.500 mm per tahun), dan tanah yang mengandung banyak humus.
PEMBIBITAN
Nilam diperbanyak dengan stek yang diambi! dari batang atau cabang yang sudah cukup tua, berdiameter 0,8 -1 cm. Panjang stek 15 – 23 cm, setidaknya berisi 3 – 5 mata tunas atau tiga helai daun. Stek bisa langsung ditanam di kebun. tapi lebih baik ditanam dulu di bedeng persemaian selama 3-4 minggu, sampai muncul akar dan tunas baru. Pembibitan sebaiknya dilakukan pada sore hari agar tanaman tidak layu. Pembibitan bisa juga dilakukan di dalam kantong plastik (polibag) ukuran diameter 15 -20 cm. Polibag tersebut harus diberi lubang agar mendapat sirkulasi udara dan air tidak menggenang. Campuran tanah (boleh juga gabah padi) dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1 diisikan ke dalam polibag sampai % dari volume polibag. Polibag-polibag tersebut diletakkan pada tempat aman dan diberi naungan. Stek-stek bibit ditanam dengan posisi miring 45° dan sebanyak 2 buku harus tertanam ke dalam tanah dalam polibag. Dalam satu polibag dapat ditanam sekitar 10-15 stek bibit. Perawatan dilakukan dengan menyiram dan menyiangi rumput yang ada. Setelah akar tumbuh kuat,tanaman dipindahkan ke lahan kebun yang telah dipersiapkan dan diberi pupuk kompos atau pupuk kandang yang telah terurai (hancur).
PENANAMAN
Untuk pertumbuhan optimal, nilam perlu cukup sinar matahari. Namun bias tumbuh baik di tempat yang agak terlindung. Karena itu nilam bisa ditanam secara tumpang sari dengan tanaman lain. Di lereng kaki Gunung Ceremai (200 – 1.000 m dpl), di daerah Kuningan (Jawa Barat), tanaman nilam ditumpangsarikan dengan tanaman jagung. Nilam juga bisa ditanam di sela-sela lamtoro gung, kelapa, atau karet. Kondisi tanah datar atau miring (lereng) tidak masalah bagi tanaman nilam, yang penting subur dan berdrainase baik. Tanah liat, tanah berpasir, dan berkapur kurang disukai tanaman nilam.
Penanaman nilam sebaiknya dilakukan pada awal musim hujan agar kebutuhan tanaman akan tanah yang lembab pada masa pertumbuhannya dapat dipenuhi. Penanaman bibit dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Secara langsung, bibit tanaman berupa stek, ditanam dalam lubang tanam sebanyak 2-3 stek. Sedangkan secara tidak langsung, bibit yang sudah berakar diambil dari persemaian atau polibag, kemudian ditanam dalam lubang tanam 1-2 bibit. Penanaman nilam dilakukan dengan jarak tanam yang bervariasi sesuai dengan tingkat kesuburan dan jenis tanah : untuk dataran rendah yang subur, jarak tanam adalah 100 x 100 cm; pada tanah dengan kandungan liat yang tinggi, jarak tanamnya 50 x 100 cm; pada tanah lipatik jarak tanamnya 75 x 75 cm; dan pada tanah berbukit dengan mengikuti garis kontur, jarak tanamnya adalah 50 x 100 cm atau 30 x 100 cm.
PERAWATAN
Musuh tanaman nilam adalah serangga perusak daun, nematoda, cendawan Phytoptora, ulat pemakan daun, ulat penggulung daun, dan belalang. Penyakit yang umum menyerang tanaman nilam dapat berupa penyakit buduk, mati bujang, busuk batang, luka batang, dan gejala defisiensi. Pengendalian hama dapat dilakukan secara preventif, yakni dengan perbaikan kultur teknis seperti tumpangsari atau pergiliran tanaman. Pengendalian secara amekanis dapat dilakukan pada tahap serangan awal, namun bila serangannya sudah berada diambang batas ekonomi, maka pengendaliannya harus dengan insektisida, baik sebagai racun perut maupun racun kontak.
Penyakit buduk atau kusta mempunyai gejala berupa bintik-bintik coklat pada daun. Semakin lama bintik-bintik tersebut menjalar ke seluruh bagian tanaman sehingga batangnya menjadi kaku dan daunnya keriput atau keriting yang mengakibatkan daun berguguran. Penyakit mati bujang menyerang bagian akar nilam dan menimbulkan noda-noda hitam sehingga sistem perakarannya rusak, dan akhirnya tanaman menjadi layu. Penyebab timbulnya kedua penyakit ini masih belum jetas. Pengendalian kedua jenis penyakit tersebut masih bersifat uji coba, yaitu dengan menyemprotkan fungisida dan nematisida. Ada yang menganjurkan, selama 2 tahun, perkebunan dikosongkan atau ditanami jenis tanaman lain yang bukan dari keluarga Labiatae.
Terkait dengan pengendalian gulma pada tanaman nitam, perlu diperhatikan bahwa tanaman pelindung pada perkebunan nilam mampu mengurangi keragaman jenis gulma. Akan tetapi, tanaman nilam yang terlindung seringkali kadar minyaknya menurun. Dengan demikian pengendalian gulma pada perkebunan nilam sebaiknya tidak menggunakan pohon pelindung, tetapi dilakukan penyiangan. Apabila pertumbuhan gulma sudah cukup serius penggunaanherbisidadapatdipertimbangkan. PEMANENAN
Panen pertama dilakukan setelah tanaman berumur 4-5 bulan, Panen berikutnya dilakukan berturut-turut dengan jarak 2-3 bulan sampai tanaman berumur 2 tahun dan harus diremajakan. Kandungan minyak nilam, terdapat pada waktu tunas mengeluarkan 3 daun pertama. Kandungan ini tidak bertambah meskipun daun bertambah lebar. Oleh sebab itu panen pertama dapat dilakukan setelah tumbuh lima pasang daun.
Setelah dipanen, daun nilam dijemur dengan sering dibolak-balik agar kering merata. Terkadang dibiarkan terjadi fermentasi. Ekspor dapat dilakukan dalam bentuk daun kering atau setelah disuling. Pembeli dari luar negeri cenderung menyuling sendiri karena Indonesia sebagai penghasil utama melakukan penyulingan secara langsung dan daunnya disuling tanpa dipilih.
Pemanenan daun nilam sebaiknya dilakukan pagi hari, atau menjelang petang, ketika musim kering. Maksudnya agar daun tetap mengandung minyak atsiri tinggi (2,5 -5%). Pemetikan siang hari membuat daun kurang elastis dan mudah robek, Juga transpirasi (penguapan air) daun iebih cepat sehingga kadar minyak atsirinya berkurang. Alatnya bisa berupa sabit, gunting, atau parang tajam.
Nilam yang sudah dipanen dipotong-potong 3 – 5 cm, kemudian dijemur di bawah sinar matahari selama empat jam (pukul 10.00 -14.00). Setelah itu diangin-anginkari di atas para-para yang teduh, sambil dibolak-balik 2 – 3 kali sehari selama 3 – 4 hari hingga kadar airnya tinggal 15% (ini kondisi siap suling). Pengeringan tidak terlalu cepat atau terlalu lambat. Terlalu cepat membuat daun rapuh dan sulit disuling. Terlambat kering, daun menjadi lembapdan mudah ditumbuhi jamur. Akibatnya, rendemen atau mutu minyak yang dihasilkan menurun.








SAUT BOANGMANALU said
TERIMAKASIH TULISAN DAN INFORMASI DALAM BLOGNNYA, CUKUP BERMANFAAT. KUNJUNGI JUGA SEMUA TENTANG PAKPAK DAN UPDATE BERITA-BERITA DARI KABUPATEN PAKPAK BHARAT DI GETA_PAKPAK.COM http://boeangsaoet.wordpress.com
dedi said
Apakah pohon nilam bisa din tumpang sari dengan pohon Sengon.
dedenia72 said
pada dasar nya pohon nilam bukan lah tanaman yang dapat hidup optimal jika ternaungi..namun pada saat masih kecil dia lebih baik ditempatkan di tempat teduh sampai umur 1 bulan..namun setelah itu biarkan dia hidup dengan terbuka..jadi lebih baik jangan di tumpang tindih dengan tanaman ber daun rimbun..
Mustaming said
klu aq mnnm nilam tumpang tindih dgn tanaman coklat,, apa g tanaman coklat nda rusak???,, brp kali panen nilan dlm setahun ????,, brp hargax nilam sekarang 1 kG ?…thanks
iking solihin said
kemana pemasarannya yang bagus dan bagaimana analisa hasil dari daun nilam terima kasih
Robich said
Makasih infonya. Tp pemupukannya kok ga diulas? Mhn info lengkapnya. Makasih
bowo said
bos itu pohon nilam kalau ditanam di kalimantan bisa tumbuh dengan sempurnakah, trus dimana cari bibit and berapa harga perbatang.
3x4r said
Pemasaran nilam dimana,dan bagaimana cara m’hubungi pembelinya,?
sugiata said
sblumnya terima kasih atas bacaannya, menarik dan berguna. saya mau nanya jika di tanam cabe beriringan apa tidak berpengaruh terhadap hasil minyak atau pertumbuhannya.. mohon bantuannya… trima kasih
ENNO MATRA said
klo dbwh naungn tp mthri cukup,boleh kan?
to yg di matra(MAMUJU UTARA-SULBAR),klo bth bibit nilam call aja 085242489418
ENNO MATRA said
Yg bikin bingumg tuh pnyakit budukny nilam,kli aj dah dpt solusi pliss call aku yach…!
dzirin said
tolong beri tahu dimana saya harus cari bibit nilam di jawa tengah kemudian tempat penjualan nilam di jawa tengah.terimakasih
jefri said
apakah tanaman nilam mampu tumbuh didaerah bekas sawah?
Pieter Reynold said
Waktu tanam sampai panennya berapa lama & berapa harga daun kering nilam atau berpa harganya setelah di suling, tks
dedenia72 said
Waktu tanam sampai panen berkisar 9 bulan sampai 1 tahun..untuk update harga saat ini saya kurang tau..
dieta Montignac said
dieta…
[...]BUDIDAYA TANAMAN NILAM « Beweis von Liebe Unsere[...]…
Triwibowo Prawirosukarto said
Terima kasih uraiannya,tetapi kurang detail dan lengkap ..
Mustika atsiri said
U/budi daya nilam gampan2 aja tapi yg menjadi kendala adalah pasarnya,skrn ini sy si masih ada stop 200kg myk tapi tdk tau jual dimana siapa tau ada yg minal hubungi km di 081355690796
Mustika atsiri said
U/tanaman nilam dan produksi myknya,ada bbrapa hal yg harus di pelajari,ya itu pembibitan,penanaman,pemaneman,penjemuran,penyulingan,dan paling penting membuat mutuh myk nilam berkualitas krn ada juga tesnya loh,u/ekspor minta tes PA 30%,SEdankan rata2 para penyulin hnya menhasilkan tes pa 35%.
Mustika atsiri said
Kami dari”HIKMAH ATSIRI”produksi myk nilam dan myk atsiri lainnya,alamat dapurang,mamuju utara,sul_bar,kode pos 91571 hp,081355690796.
Keygens or Hacks for all different games like said
Keygens or Hacks for all different games like…
[...]BUDIDAYA TANAMAN NILAM « Beweis von Liebe Unsere[...]…
Iwan said
Salam kenal
saya mau tanya nih untuk yg sudah berpengalaman
- saya tinggal di Lampung Utara kira2 tanaman nilam cocok tidak ya?
karena saya coba menanam seluas 2 hektar tp gagal total mati secara perlahan sebelum panen
- kemudian bibit unggul nilam yg jenis nya apa ya? dan harga /batang nya berapa?
karena saya selama ini memperoleh bibit dari daerah Jambi dan tidak tau jenis nya apa
kalau ada saran dan masukan mohon penceranahan nya khusus nya yang sudah perngalaman bisa email saya
di ip_gultom_85@yahoo.co.id.
terima kasih.
Musti mustika said
Mamuju utara sul-bar,ada instalasi penyulingan minyak nilam,”HIKMAH ATSIRI”ingin bebagi pengalaman dgn anda cell aja 081355690796.